Saturday, March 15, 2014

Sentra-sentra penghasil buah rambutan (Nephelium sp)

Magelang, Purworejo, Yogyakarta merupakan daerah-daerah sentra penghasil buah rambutan. Di luar daerah tersebut masih banyak seperti di Provinsi Jawa Timur, Jawa Barat, Lampung, Sumatra, Kalimantan dll. Pada umumnya kawasan-kawasan tersebut beriklim relatif kering. Lama waktu bulan kering tegas, antara 4-5 bulan.

Pohon rambutan biasanya ditanam di halaman pekarangan rumah. Ada juga yang ditanam di tengah-tengah persawahan. Varietas rambutan yang ditanam di kawasan Yogyakarta dan Magelang antara lain binjai, ace, lebak, rafia dan lengkeng. Varietas binjai dan ace yang paling dominan ditanam. Karena kedua varietas tersebut mudah ditanam dan mudah dirawat serta buahnya tampak menarik.

Pada saat musim berbuah, pemilik pohon rambutan sering kewalahan dengan lebatnya buah. Para penebas buah biasanya sudah tidak berminat untuk membelinya karena harganya sudah jatuh. Para penebas akan mengambil buah rambutan pada saat harga buah rambutan masih tinggi dibandingkan dengan biaya penebasan dan distribusi penjualannya. Pada saat itulah biasanya pemilik pohon rambutan membiarkan saja buah-buah yang bergelantungan sampai masak tua. Apalagi buah rambutan tersebut berasa masam. Semakin meranalah buah rambutan tersebut.

Tak banyak yang memanfaatkan buah-buah rambutan yang telah lewat masa tebas. Mereka biasanya mempersilahkan siapa saja yang akan mengambil buahnya. Upaya alternatif untuk mengolah buah-buah rambutan seperti ini sebenarnya banyak. Hanya saja terkendala banyak faktor seperti ketersediaan pasokan yang terbatas, pemasaran dan kelayakan usaha.

Di sentra-sentra penghasil buah rambutan terdapat kebun-kebun pembibitan dari berbagai varietas. Bibit-bibit rambutan ini hasil dari perbanyakan okulasi. Bibit seperti ini akan berbuah kurang lebih 2 tahun setelah tanam. Bibit-bibit rambutan ini bisa juga ditanam di dalam pot sebagai tabulampot. Pohon rambutan di dalam pot bisa dirangsang untuk berbuah. Hanya ketinggian 1 meter saja, pohon rambutan sudah dapat berbuah dengan perlakuan rangsangan. Harganya pun jadi lumayan tinggi dibandingkan dengan bibit rambutan yang biasa saja. Jadi, ayo berburu bibit-bibit rambutan di sentra-sentra penghasil buah rambutan untuk menghiasi halaman pekarangan rumah Anda.

Thursday, March 13, 2014

Perkenalan Blog Budidaya Rambutan

Blog budidaya rambutan memiliki tujuan untuk memberikan informasi seputar bercocok tanaman rambutan (Nephelium sp). Saya akan senang bisa bertukar pikiran dengan para petani, hobiis maupun praktisi rambutan di mana saja berada. Informasi apapun akan sangat membantu dalam pengembangan dan pembangunan budidaya rambutan.
Saya sudah menulis buku tentang budidaya rambutan. Sayang, belum diterbitkan dan nangkring di rak-rak toko buku. Saya perlu terus-menerus menambah wawasan tentang budidaya rambutan untuk perbaikan-perbaikan buku tersebut. Terutama dari para pakar dan hobiis budidaya rambutan yang pengalamannya tentu sudah begitu mumpuni. Saya akan senang sekali bila bisa belajar dengan Anda.